Bila mentariku sedang bersinar ke arah yang lain, bolehkah aku menikmati temaramnya sinar rembulan?
Bila siangku sedang merengkuh dunia yang lain, bolehkah aku menikmati dekapan sang malam?
Bolehkah aku, sebentar saja, memanjakan egoku yang hampir selalu terpinggirkan?
Bolehkah aku, sekejap saja, melepaskan diri dari segala peraturan?
Bolehkah aku, sepersekian detik saja, melupakan semua yang telah dilukis atas nama cinta?
he he hey! apa2an ni? sadar sadar….
ups! iya buk, ini udah mau sadar
waduh waduh waduh…
nyebut nyebut…
but.. but..
jika hati sedang tersakiti bolehkah cari penggantinya..?
buat apa kita hidup jika kita tak punya tujuan…
tujuan untuk mendapatkan kebahagiaan dan kedamain..
meski sang bintang telah berpindah dan menghiasi sisi langit lainya…
bumipun bisa mendapatan sinar keindahan yang lainya dari sang bulan….
biarkan ego kita yang menuntun ke kebahagian..
bukan rasa cinta kita yang buta membutakan keadaan…
semangat….. semangat…… genjot sampai lemot…. jueassssssst…
huahahahahaaa…. salam knal yah…. saya jadi ikut kebawa emosi nih…. ampe kluar kata kata yang ga karuan….
oiya.. kunjungi juga yah blog saya..http://www.ekhan-gitaris.com
@Abdee: but… but… but… *bubut kali?*
@Ekhan: salam kenal juga… makasih udah mampir yah