Sekian lama, ‘rumah maya’ku ini terbengkalai. Pemiliknya seperti sedang pergi entah kemana dan lupa untuk pulang…
Namun entah mengapa, lambat laun, ada rasa rindu yang terus tumbuh. Lalu tiba-tiba membuncah dan memberikan dorongan sekuat mesin jet, yang menggiring aku untuk kembali ke ‘rumah maya’ ini.
Tapi, langkahku berhari-hari dan berminggu-minggu, terhenti di depan pintu. Setiap kali tangan ini mengulurkan anak kunci untuk membukanya, kekuatan rindu itu tiba-tiba menjelma menjadi rasa malu dan ketakutan luar biasa.
Beribu pertanyaan memutari kepala. Apakah yg tersisa di dalam rumah itu, akan kembali menerimaku seperti dulu? Apakah mereka merinduiku seperti aku merindui mereka? Apakah akan ada kembali kebersamaan, persabahatan yang dulu dengan semena-mena aku tinggalkan?
Tapi hari ini, ku beranikan diri membuka pintu. Melangkah tertunduk, seperti seorang anak yang terlah lama menghilang, lalu tiba-tiba teramat ingin pulang. Karena ia menyadari, bahwa di luar sana memang banyak tempat menyenangkan, tapi tak ada yang mampu menghapus kenangan dan kebahagiaan yang telah diberikan rumah tempat ia ingin pulang.
note: password web utamaku lupa euy! hiks hiks…