Saya nggak bisa masak. Tapi sejak menikah dan serumah dengan si tuan, saya jadi ‘terpaksa’ belajar masak. Banyak buku resep yang saya beli waktu itu. Sampai-sampai, koleksi buku saya yang dulunya lebih didominasi novel, majalah dan komik, berubah seratus persen menjadi setumpuk buku resep, majalah dan tabloid masak memasak. Situs-situs yang sering saya bukapun berubah. Dari yang biasanya mengakses detik.com dan sejenisnya, beralih ke blog-blog ibu-ibu jago masak, seperti dapurbunda-nya Alm. Mbak Inong.
Berdalih demi cinta pada si tuan *halah*, saya mencoba memasak berbagai jenis masakan, tanpa kenal lelah (meski hampir putus asa). Beberapa hasil olahan saya di dapur, saya simpan rapi di sini dan di sana.
Sampai sekarangpun saya masih terus belajar. Mengumpulkan resep-resep masakan dari berbagai sumber dan mempraktekkannya, masih kerap saya lakukan. Daripada saya simpan sendiri (dan biasanya tercecer entah kemana), sebagian akan saya kumpulkan di sini. Siapa tahu ada yang juga membutuhkannya.
Jadi, buat yang sama-sama masih belajar seperti saya, silahkan buka-buka “Buku Resep” saya. Karena saya suka sekali memilih resep-resep yang praktis dan tidak ribet, rata-rata resep di sini tidak terlalu sulit untuk dipraktekkan. Selamat mencoba ya…
dear mba fa,
thanks banget kumpulan resep2nya..saya jg seperti mba skr, br nikah tp ga bisa masak sm sekali. Thats why skr sy rajin buka2 situs or buku2 resep. Kadang sy praktekan tp kebanyakan gagal ;( liat blog pny mba sy jd pengin ky mba fa niy…;) punya bisnis sendiri di rmh… aamiin..
itu buku resep buatan kamu sendiri fa??
oia mbak Fa, aku juga dulu sering baca dapur-bunda nya mbak Inong, benarkah sdh Alm? Tk