Category Archives: sok bijak

Bisakah?

Sayangilah orang yang membencimu. Satu pesan yang sangat sederhana sekali, yang ditinggalkan oleh seorang Rasul bernama Muhammad SAW. Tapi, ternyata tidak semua orang bisa. Duh.

Posted in sok bijak | Leave a comment

Prediksi Kehidupan

“Eh, kerjaanmu itu, diprediksi bakal sekarat loh tahun ini.” “Ah, ya nggak apa-apa…” “Kamu nggak kuatir?” “Kuatir tentang?” “Itu kan penghasilan utamamu.” “Oh, kuatir pasti ada lah, tapi sewajarnya saja. Kalau Tuhan masih mau memelihara aku hidup-hidup, pasti ada saja … Continue reading

Posted in hikmah, sok bijak | Leave a comment

Mencoblos

Tadi, aku sudah menggunakan hak suaraku dalam pemilihan lurah yang baru. Tadinya sih sempat kepikiran buat golput aja, karena dari ke-6 calon yang ada, bahkan tak satupun aku tahu namanya. Tapi, aku pikir itu bukan alasan yang tepat untuk golput. … Continue reading

Posted in sok bijak | 2 Comments

Menghitung Nikmat

Pernah nggak sih kalian iseng-iseng menghitung, kemudahan apa saja yang sudah kalian rasakan dari saat kalian belum mandi? Udara yang berlimpah agar kau dapat bernafas dengan mudah. Air yang jernih agar kau bisa mandi sampai bersih. Atau sekedar kemudahan yang … Continue reading

Posted in sok bijak | 2 Comments

Rumah Singgah

Sesekali kita harus belajar tentang keikhlasan pada sebuah rumah singgah. Sebuah rumah sederhana, di tengah bangunan-bangunan megah. Ia terlihat begitu payah, dan setiap yang ada di sana ingin segera pindah. Namun, ia selalu hangat menyambut siapa yang sedang dilanda penat. … Continue reading

Posted in puisi, sok bijak | Leave a comment

Belajar

Belajar itu bisa saja menjadi hal paling membosankan. Tapi jika kita ingin ‘hidup’, kita harus terus melakukannya. Tak peduli di mana kita sedang berdiri, tak peduli dari mana kita bermula, tak peduli apa yang kita suka dan tak suka. Belajar … Continue reading

Posted in sok bijak | 3 Comments

seperti bayi yang menangis

karena merasa lapar atau karena merasa tak aman atau karena butuh perhatian, ia akan diam dan tenang saat kau datang memberinya makan, memeluknya dan mencurahkan sebagian kasih sayang

Posted in cerita aja, sok bijak | 2 Comments

kamu tahu?

seni itu ada dalam jiwa bukan sekedar di ujung mata atau di selasar pesona jadi kalau nggak ngerti tak usah sok nyeni *kayak aku*

Posted in nggak penting, ngomel-ngomel, sok bijak | 2 Comments

kadang kau menyebutnya cinta

padahal itu cuma nafsu… kadang kau menamainya duka padahal itu jalanmu menuju suka karena itu kau butuh pengalaman untuk sekedar mengenali hidupmu

Posted in dari hati, sok bijak | 1 Comment

Orang yang Ngomongnya Besar

Biasanya nggak terlalu pintar. Dan itu bisa kita lihat dari omongannya itu sendiri.

Posted in cerita aja, menggumam, sok bijak | 4 Comments